Bagi para pelancong yang ingin mengeksplorasi keindahan wilayah utara Jepang, Pulau Hokkaido menawarkan karakter wisata yang sangat berbeda jika dibandingkan dengan Pulau Honshu. Salah satu kota paling memikat yang wajib masuk dalam daftar kunjungan utama Anda di Hokkaido adalah Hakodate.
Terletak di ujung paling selatan pulau ini, Hakodate merupakan salah satu kota pelabuhan pertama di Jepang yang dibuka untuk perdagangan internasional pada pertengahan abad kesembilan belas.
Pengaruh budaya barat yang masuk pada era tersebut meninggalkan jejak arsitektur bangunan yang sangat unik dan eksotis. Di sini Anda akan mendapati perpaduan harmonis antara lanskap kota pesisir modern, bangunan gereja bergaya Eropa klasik, benteng bersejarah berbentuk bintang, serta pusat kuliner laut segar bertaraf dunia.
Tidak hanya itu, Hakodate juga dinobatkan sebagai pemilik salah satu dari tiga pemandangan malam paling indah di seluruh Jepang.
Agar rencana perjalanan Anda ke kota pesisir ini berjalan dengan efisien dan memuaskan, artikel ini menyajikan panduan komprehensif mengenai destinasi unggulan, pusat kuliner lokal, akses transportasi, hingga tips taktis berwisata di Hakodate.
Pesona Spektakuler Pemandangan Malam dari Puncak Gunung Hakodate
Daya tarik utama yang membuat nama kota Hakodate sangat mendunia di kalangan wisatawan adalah Night View from Mount Hakodate. Pemandangan malam dari puncak gunung ini secara konsisten masuk dalam jajaran tiga pemandangan malam spektakuler di Jepang bersama dengan kota Nagasaki dan Kobe.
Keunikan pemandangan dari Gunung Hakodate terletak pada topografi wilayah kotanya yang unik. Dari ketinggian 334 meter di atas permukaan laut, Anda akan disuguhi panorama daratan berbentuk pinggang ramping yang diapit oleh dua teluk laut yaitu Teluk Hakodate di sisi barat dan Selat Tsugaru di sisi timur. Saat malam tiba, jutaan lampu jalanan dan bangunan kota yang menyala terang membentang membentuk pola daratan yang sangat menakjubkan.
Pengalaman Naik Kereta Gantung Mt. Hakodate Ropeway Untuk mencapai puncak gunung, moda transportasi paling populer adalah menggunakan kereta gantung Mt. Hakodate Ropeway. Perjalanan hanya memakan waktu sekitar tiga menit. Selama meluncur naik di dalam kabin berkaca bening, Anda bisa menyaksikan perubahan bertahap dari pemandangan sunset hingga kilau lampu kota menyala sepenuhnya.
Waktu Terbaik Kunjungan Waktu paling ideal untuk berada di dek pengamatan adalah sekitar tiga puluh menit sebelum matahari terbenam. Pada momen transisi yang dikenal sebagai magic hour ini, Anda bisa menikmati pemandangan perpaduan warna langit jingga keunguan dengan gemerlap lampu kota yang mulai dinyalakan satu per satu.
Goryokaku Park dan Fort Goryokaku Benteng Bintang Bintang Kuno
Goryokaku adalah benteng pertahanan bergaya barat pertama di Jepang yang dibangun pada akhir zaman Edo. Berbeda dengan benteng tradisional Jepang yang biasanya berbentuk persegi atau melingkar, Benteng Goryokaku dirancang khusus membentuk struktur bintang lima sudut yang sangat megah. Rancangan arsitektur bintang ini ditujukan untuk meminimalkan titik buta dari serangan meriam musuh.
Saat ini, seluruh area dalam benteng telah diubah menjadi taman publik yang sangat asri dan dikelilingi oleh parit air yang luas.
Pemandangan dari Atas Goryokaku Tower Untuk dapat melihat bentuk bintang lima sudut dari Benteng Goryokaku secara utuh, Anda wajib naik ke dek pengamatan Goryokaku Tower yang berdiri setinggi 107 meter tepat di samping area taman. Di dalam menara ini juga terdapat museum diorama yang menceritakan sejarah pertempuran terakhir era samurai di Hakodate.
Destinasi Favorit Musim Bunga Sakura dan Musim Dingin Taman Goryokaku dipenuhi oleh lebih dari seribu enam ratus pohon sakura. Pada akhir bulan April hingga awal Mei, parit benteng ini akan berubah menjadi lautan bunga berwarna merah muda. Sementara pada musim dingin, seluruh area benteng akan tertutup salju putih yang tebal dan dihiasi oleh lampu-lampu taman yang sangat romantis pada malam hari.
Distrik Bersejarah Motomachi dan Jalanan Berbukit Hachiman-zaka
Terletak di kaki Gunung Hakodate, kawasan Motomachi merupakan pusat permukiman warga asing pada abad kesembilan belas. Berjalan-jalan menyusuri lereng bukit di distrik ini akan membuat Anda merasa sedang berada di salah satu sudut kota kecil di Eropa.
Di kawasan Motomachi, Anda akan menemukan berbagai bangunan bersejarah yang terawat dengan sangat baik seperti Gereja Ortodoks Rusia Hakodate, Gedung Konsulat Britania Raya Tua, serta Gedung Balai Kota Tua Hakodate yang bergaya arsitektur klasik Victorian berwarna ungu cerah dan kuning.
Jalan Berbukit Hachiman-zaka Street Tidak jauh dari kawasan gereja, terdapat jalanan berbukit paling fotogenik di Hakodate yang bernama Hachiman-zaka. Jalanan lurus berlantai batu ini menurun langsung menuju ke arah pelabuhan laut. Pepohonan yang berderet rapi di sepanjang tepi jalan dengan latar belakang kapal-kapal laut di kejauhan menjadikan spot ini sebagai lokasi favorit pengambilan gambar untuk iklan, drama televisi, dan foto kenang-kenangan para wisatawan.
Kanemori Red Brick Warehouses Berjalan kaki menuruni bukit dari kawasan Motomachi, Anda akan tiba di area pelabuhan Kanemori. Kompleks bangunan gudang bata merah yang dibangun pada akhir abad kesembilan belas ini telah dipugar dengan sangat anggun dan difungsikan sebagai pusat perbelanjaan, kafe, restoran, serta toko kerajinan tangan lokal.
Surga Kuliner Seafood Segar di Hakodate Morning Market
Sebagai kota pelabuhan yang dikelilingi oleh perairan laut dingin Hokkaido yang kaya akan nutrisi, Hakodate merupakan surga bagi para pencinta hidangan laut segar. Destinasi kuliner utama yang wajib dikunjungi pada pagi hari adalah Pasar Pagi Hakodate atau Hakodate Morning Market (Asaichi).
Pasar ini berlokasi hanya beberapa langkah dari Stasiun Utama Hakodate dan diisi oleh lebih dari dua ratus kios pedagang yang menjual aneka hasil laut segar seperti kepiting raksasa Hokkaido (King Crab dan Snow Crab), telur ikan salmon (ikura), bulu babi (uni), cumi-cumi, serta buah melon manis khas Hokkaido.
Makanan Wajib Coba Donburi Seafood Di area pasar terdapat lorong khusus bernama Donburi Yokocho Market yang dipenuhi oleh puluhan kedai makan. Menu paling populer di sini adalah Kaisen-don, yaitu semangkuk nasi hangat yang diberi topangan berlimpah potongan daging ikan salmon segar, bulu babi yang manis lembut, dan telur ikan salmon yang gurih melimpah.
Memancing Cumi Cumi Hidup (Squid Fishing) Salah satu pengalaman unik yang sangat terkenal di pasar pagi ini adalah wahana memancing cumi-cumi hidup di dalam kolam buatan. Cumi-cumi segar yang berhasil Anda pancing akan langsung dipotong dan disajikan secara instan oleh koki dalam bentuk hidangan Sashimi cumi-cumi yang sangat renyah dan segar.
Kuliner Khas Lucky Pierrot Selain makanan laut, Hakodate memiliki jaringan restoran burger lokal yang sangat legendaris bernama Lucky Pierrot. Jaringan burger ini hanya bisa ditemukan di kota Hakodate dan tidak membuka cabang di kota lain. Menu paling favorit yang wajib Anda coba adalah Chinese Chicken Burger, yaitu burger isi daging ayam goreng berbumbu manis gurih dengan porsi yang sangat besar dan harga yang sangat terjangkau.
Akses Transportasi Menuju Kota Hakodate
Kota Hakodate memiliki koneksi transportasi yang sangat baik dan mudah diakses dari berbagai kota besar di Jepang:
Menggunakan Kereta Cepat Shinkansen dari Tokyo Anda bisa naik kereta Hokkaido Shinkansen (kereta Hayabusa) dari Stasiun Tokyo menuju Stasiun Shin-Hakodate-Hokuto dengan waktu tempuh sekitar empat jam. Dari Stasiun Shin-Hakodate-Hokuto, Anda tinggal berpindah ke kereta lokal Hakodate Liner selama dua puluh menit untuk tiba di pusat kota Stasiun Hakodate. Seluruh perjalanan ini bisa dikover penuh jika Anda menggunakan JR Pass.
Menggunakan Pesawat Terbang Domestik Jika Anda ingin menghemat waktu, Anda bisa mengambil penerbangan domestik dari Bandara Haneda Tokyo menuju Bandara Hakodate (HKD) dengan waktu tempuh hanya sekitar satu jam dua puluh menit. Dari Bandara Hakodate, terdapat bus shuttle langsung yang akan membawa Anda ke Stasiun Hakodate dalam waktu dua puluh menit.
Transportasi Lokal Trem Listrik (Hakodate Tram) Untuk berbepergian antar tempat wisata di dalam kota Hakodate, moda transportasi paling praktis adalah menggunakan trem listrik atau Hakodate City Tram. Jaringan trem ini melintasi seluruh destinasi utama seperti Goryokaku, Motomachi, dan area stasiun. Anda bisa membeli tiket harian One-Day Tram Pass seharga 600 Yen untuk dapat naik dan turun trem sepuasnya sepanjang hari.
Tips Taktis Berwisata di Hakodate
Kenakan Pakaian Hangat yang Memadai Karena posisinya terletak di wilayah utara dan berbatasan langsung dengan laut, hembusan angin di Hakodate terasa cukup kencang dan dingin. Bahkan pada musim panas sekalipun, suhu di puncak Gunung Hakodate pada malam hari bisa turun cukup drastis. Selalu siapkan jaket penahan angin (windbreaker) atau sweter saat berkunjung.
Manfaatkan Bus Khusus Naik Gunung Hakodate Selain menggunakan kereta gantung, pada musim panas hingga awal musim gugur terdapat bus harian Direct Shuttle Bus yang berangkat dari Stasiun Hakodate langsung menuju puncak Gunung Hakodate dengan tarif yang jauh lebih murah dibandingkan tiket kereta gantung.
Gunakan Sepatu Olahraga yang Nyaman Menjelajahi kawasan jalanan berbukit di Motomachi serta menyusuri kompleks benteng Goryokaku membutuhkan fisik yang prima. Pastikan Anda mengenakan sepatu kets yang empuk agar kaki tidak lekas merasa lelah.
